The Candle Sticks

Untuk memulai sebuah analisa, kita harus mampu membaca grafik terlebih dahulu. Grafik yang biasa dipakai adalah sebuah grafik sederhana antara harga vs waktu. Sumbu “X” sebagai waktu dan sumbu “Y” sebagai harga.

Perhatikan gambar dibawah ini. Ini disebut “Candlestick Chart” karena bentuknya yang seperti lilin. Untuk grafik, saya mengambilnya pada www.netdania.com, penyedia realtime chart untuk forex. Anda dapat mengaksesnya dengan cuma-cuma.

Image
Grafik GBP/USD, 1 hour. Diambil 24 Juni 2005. Sumber : www.netdania.com

Grafik ini dibuat pada abad ke 17 oleh orang-orang Jepang yang awalnya digunakan untuk memantau pergerakan harga pada produk-produk komoditi. Steven Nison dikenal sebagai orang pertama yang mempopulerkan chart model ini. Sifatnya yang sangat representatif karena terdiri dari High, Low, Open dan Closing Price membuat grafik ini paling populer dipakai oleh para analis forex. Jika Anda terbiasa dengan produk-produk sekuritas, grafik ini tidak pernah digunakan untuk memantau harga. Kenapa? Sederhana, harga sekuritas hanya memerlukan closing price saja tidak seperti pada forex trading.

Mari saya bantu Anda memahaminya (dulu saya harus belajar memahami grafik ini sendirian tanpa ada seorang pun mau mengajari saya…). Sebenarnya ada lagi jenis grafik lainnya seperti bar chart, dot chart, line chart, dan lainnya. Tapi yang paling representatif ya ini.. si candlestick ini.

Gambar diatas adalah grafik untuk nilai tukar GBP/USD. Jika Anda melihat garis biru putus-putus dibagian atas itu adalah harga terakhir dari nilai GBP/USD yaitu sebesar 1,8238. Artinya satu GBP harganya USD 1,8238 (ingat cara membaca quote yang pernah saya terangkan di modul sebelumnya!). Lihat juga tulisan kecil di bagian kiri atas yang tertulis “1 hour”. Itu artinya satu candle (satu batang, gitu lho maksudnya….) mewakili pergerakan harga untuk satu jam.

Interpretasi candlestick didasarkan “pattern” yang ada. Candle yang berwarna hijau artinya harga bergerak naik atau closing price lebih tinggi nilainya dibanding opening price. Sebaliknya, candle berwarna merah artinya harga bergerak turun atau clsoing price lebih rendah nilainya dibanding opening price. Lalu apa garis vertikal diatas dan dibawah dari candle itu? Itu adalah highest price dan lowest price selama periode yang diberikan. Dalam contoh diatas adalah harga terendah dan tertinggi untuk setiap jamnya karena periode yang digunakan adalah per-jam.

Jika memakai istilah Bullish dan Bearish maka yang berwarna hijau adalah Bullish pattern dan yang berwarna merah adalah Bearish pattern. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini:

Image

Jangan heran bila Anda menemui warna yang berbeda untuk kedua harga diatas misalnya biru dengan merah. Tidak masalah, bergantung masing-masing chart provider dalam memberikan warna.

Nah, sekarang perhatikan gambar dibawah ini:

Image

Ini adalah candlestick untuk EUR/USD dengan periode daily/harian. Begini cara membacanya: Pada tanggal 20 terjadi penurunan harga dibandingkan hari pembukaannya yaitu dari 1.2210 ke 1.2131 (candle merah persis diatas tulisan oranye yang saya buat). Itu berarti ada perubahan harga sebesar 79 point pada tanggal 20 tersebut. Pada hari berikutnya yaitu tanggal 21 terjadi kenaikan harga yaitu dari 1.2131 menuju ke 1.2186 (candle berwarna hijau tepat dibawah tulisan ungu yang saya buat). Nah begitu seterusnya.

O ya, sekarang muncul pertanyaan, apakah opening price itu harus sama nilainya dengan closing price pada hari sebelumnya? Tidak! Tidak harus, dan kenyataannya sering terjadi bahwa opening price berbeda dengan closing price pada hari sebelumnya. Ini seringkali terjadi bila melewati hari libur (Sabtu dan Minggu) ada jika ada kejadian khusus. Ketidak samaan ini biasa disebut “gap.” Gap ini ada gunanya dalam memprediksi harga dan ada jenisnya pula. Nanti saya jelaskan kegunaan gap. Tapi untuk sementara pengertian kita sampai disini saja dulu.

Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah:

Image
Gap pada candlestick

Nah sampai disini dulu perkenalan dengan si candlestick. Pada bagian setelah ini akan saya terangkan formasi-formasi apa saja yang ada pada candlestick.

Analisa Teknikal

Mari kita mulai dengan asumsi yang mendasari analisa teknikal. Dalam hal ini saya akan mengambil sebuah pendekatan ekstrim supaya Anda dapat memahami bagaimana sebuah analisa teknikal dipakai dalam memperoleh gain pada forex trading. Tentu saja dalam prakteknya tidaklah demikian. Anda dapat memadukan kedua analisa (fundamental dan teknikal) guna memperoleh sistem trading yang terbaik bagi Anda.

Para chartist (pihak yang melakukan analisa teknikal), percaya bahwa mereka dapat mengetahui pola-pola pergerakan harga kurs di masa mendatang dengan berdasarkan pada observasi pergerakan kurs di masa lalu. Singkatnya mereka memegang jargon ini: “History always repeats it self.” Filosofi ini tentu saja bertentangan dengan para fundamentalis dimana keputusan investasi atas nilai suatu mata uang didasarkan pada faktor fundamental ekonomi, politik dan moneter negara yang bersangkutan.

Senjata utama para analis teknikal adalah grafik (chart – itulah mengapa mereka disebut chartist). Melalui chart inilah mereka dapat melihat trend yang sedang berlangsung, rentang waktu trend, volume transaksi dan level-level psikologis yang ada. Jika Anda telah mampu mengetahui 4 hal tersebut, tentu saja keuntungan besar segera akan mengalir deras ke kocek Anda. Mari saya ulang:

1. Trend

2. Volume transaksi

3. Level-level psikologis (support dan resistance)

4. Periode waktu yang terjadi.

Yup, itu saja. Memang tujuan para chartist adalah memprediksikan ke empat hal ini. Namun sekarang yang menjadi pertanyaan adalah seberapa akurat kemampuan kita memprediksi harga? Nah itulah yang memang harus terus menerus di asah tiap-tiap hari. Tidak ada satu pun metode yang sempurna baik fundamental maupun teknikal. Pengalaman dan diri sendiri memegang peranan sentral disini.

Apakah analisa teknikal memiliki kelemahan?? Tentu saja. Seperti saya katakan barusan, tidak ada yang sempurna. Mari saya sarikan kelemahan kedua analisa ini dalam bentuk tabel:

Kelemahan pada Analisa
Fundamental
Kelemahan pada Analisa Teknikal
Butuh waktu untuk memperoleh informasi.Memerlukan banyak data untuk menunjang akuratnya prediksi.
Seringkali bersifat subyektif karena melibatkan banyak pendapat orang.

Lebih cocok diterapkan pada long
term period trading.

Sulit diterapkan pada pasar yang tidak efisien.
Sangat bergantung pada kemampuan chartist. Tiap chartist memiliki metode yang berlainan dan masing-masing belum tentu cocok diterapkan satu sama lain.

Nah itu saja untuk perkenalan pada analisa teknikal. Pada bagian berikutnya kita langsung saja berkenalan dengan grafik. Pasti Anda tidak menginginkan terlalu banyak informasi yang akhirnya malah membuat Anda pusing bukan?

Kisah Sahabat

Klik, dan Uang pun Mengalir ke Rekening Tabungan


Adalah Robert G. Allen yang memprovokasi saya. Saya penggemar berat dia. Ide-idenya gila banget. Buku-bukunya seperti Multiple Streams of Income, The One Minute Millionaire dan Cracking the Millionaire Code (dua yang terakhir ditulis bersama Mark Victor Hansen) sungguh luar biasa pengaruhnya buat bisnis saya. Rekening tabungan saya tiap hari terus bertambah setelah mempraktekkan ilmunya.

Dia pernah menantang para wartawan untuk membuktikan ilmunya. Dia berani taruhan bahwa rekeningnya akan terisi uang 1 juta dollar dalam satu hari melalui internet. Wartawan pun berkumpul ingin mencatat peristiwa langka ini. Dan benar, dalam satu hari persis masuklah uang 1 juta dollar itu ke dalam rekeningnya. Caranya? Dia menawarkan sebuah seminar seharga $ 100 kepada 400.000 member newsletternya. Respon yang didapat adalah sekitar 1.000 orang yang mendaftar. Hasilnya 2.000 x $ 100 = $ 1.000.000 dalam satu hari. Fantastis.

Berbulan-bulan saya terus memikirkan ide itu di dalam benak saya. Produk saya adalah produk yang cukup kecil segmen pasarnya. Busana muslim. Pemakainya kebanyakan ibu-ibu rumah tangga. Mereka kebanyakan tidak terlalu akrab dengan internet. Bisa nggak ya?

Akhirnya, September 2003 saya coba-coba bikin situs sendiri dengan program sederhana yang saya bisa. Saya lakukan test and measure kepada paman di Riau supaya membuka situs tersebut dan memperkenalkannya kepada teman-temannya di kantor. Alhamdulillah, responnya bagus. Saya pasang iklan di beberapa situs iklan baris gratis. Leads pun mulai berdatangan. Mulailah transaksi di internet ini mengambil persentase yang signifikan dari omset penjualan toko saya di Tanah Abang.

Akhirnya, bulan Maret 2004 saya memutuskan untuk full berjualan via internet dari garasi rumah dan menutup 3 toko di Tanah Abang. Sebab lain seperti sudah saya ceritakan sebelumnya adalah karena bisnis saya nyaris bangkrut dan diusir secara sepihak oleh pihak PD Pasar Jaya. Thanks to them.

Hari demi hari rekening tabungan saya terus bertambah. Kadang tidak percaya. Tapi itu benar. Sebenarnya ini adalah jawaban dari pikiran atau doa saya waktu kuliah dulu. The power of thinking terbukti lagi. Saya sering menghabiskan waktu di warnet, browsing dan menghabiskan uang jajan. Lama kelamaan saya berpikir, internet ini tidak bisa lepas dari keseharian saya. Tapi kalau harus mengeluarkan uang terus, bisa jebol kantong saya. Suatu saat, saya harus menghasilkan uang dari internet ini, batin saya. Alhamdullillah, sekarang sudah jadi kenyataan. Klik, dan uang pun mengalir menenuhi rekening saya, sampai-sampai teller bank bingung, kok sebentar-sebentar ganti buku tabungan.


Who Moved Your Cheese?


Buku Who Moved My Cheese karya Spencer Johnson, besar pengaruhnya bagi saya. Tahun 2004, saya tutup 3 toko di Tanah Abang setelah baca buku ini. Saya lakukan business turn around. Mulai lagi dari nol, dari garasi rumah.
Paman saya yang bekerja di Caltex, Riau, juga terpengaruh. Kemudian buku itu dia sebarkan kepada teman-temannya. Sekarang teman-temannya banyak yang mengambil pensiun dini.

Buku sederhana ini mengisahkan tiga ekor tikus yang setiap hari mendapatkan cheese (keju) di tempat yang sama. Lambat laun, mereka mencium bau tak enak dari keju itu. Tak lagi segar baunya. Volumenya pun makin mengecil. Sadar dengan tanda-tanda tidak beres tersebut, tikus pertama mengambil keputusan dan tindakan. Keju ini akan habis tidak lama lagi. Dia langsung bertindak mencari keju di tempat lain. Sementara kedua tikus lainnya, meskipun berpendapat sama, tetap berulang ke sana dengan harapan suatu saat keju tersebut akan diganti yang lebih baik. Singkat cerita, tikus pertama akhirnya menemukan kejunya yang baru, setelah mencari ke sana ke mari. Sedangkan tikus yang dua lagi baru sadar dan mulai bertindak setelah kejunya benar-benar habis! Terlambat.

Di Tanah Abang saya rasakan keju saya mulai berbau tak enak. Mulai basi. Tetangga kiri kanan juga merasakan hal yang sama. Adanya kebakaran, isu pembongkaran, pengelola yang tidak becus, semrawut, premanisme adalah salah satu penyebab keju di sana tidak lagi sedap. Awal 2004, saya ambil keputusan dan tindakan. Angkat kaki dari sana. Hijrah. Alhamdulillah, saya bersyukur dengan keputusan itu. Sekarang keju saya sudah sedap lagi.

Ada juga rekan lain yang punya cerita sama dengan saya. Omset sehari-hari bahkan tak cukup untuk menutup sewa toko. Akhirnya dia juga angkat kaki dari Tanah Abang 2 tahun lalu, lantaran tak sanggup menyambung sewa. Dia pun pindah ke ITC Cempaka Mas yang sewanya masih murah. Sekarang saya dapat kabar bahwa dia sudah sukses. Dalam waktu 2 tahun dia sudah buka 3 toko, beli 3 rumah, 2 mobil, dan sedang menawar sebuah ruko di Bekasi. Dia tidak hanya dapat keju baru, tapi sekalian pabriknya!

Bagaimana dengan keju anda? Apakah masih sedap dan tersedia setiap hari? Apakah makin membesar atau mulai mengecil? Apakah masih akan tersedia di tahun-tahun mendatang?


Jangan Mau Seumur Hidup Habis Waktu Di Jalan


Pernahkah anda hitung berapa jam waktu anda habis di jalan? Saya pernah. Tahun 2001 lalu, waktu mulai buka toko pertama di Tanah Abang, saya tinggal di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Buka toko setiap hari tanpa libur. Setiap hari saya habiskan waktu rata-rata 4 jam di jalan. Artinya, 28 jam seminggu, atau 112 jam sebulan atau 1344 jam setahun. 1344 dibagi 24 jam sama dengan 56 hari, dipotong libur hari raya 14 hari jadi 42 hari. Hampir satu setengah bulan dalam setahun waktu saya habis memegang lempar lembing alias gelantungan di bis. Kalau saya berdagang 10 tahun, berarti 14 bulan waktu saya habis di jalan. Wah, ngeri saya. Kondisi ini harus diubah, pikir saya.
Tahun 2002, saya dan istri memutuskan untuk pindah rumah di Slipi yang hanya 30 menit jaraknya dari Tanah Abang. Lumayan. Waktu yang bisa dihemat bisa digunakan untuk hal yang lain. Pagi-pagi bisa olah raga dulu, baca buku, dengar musik, nonton berita tv. Saya juga memutuskan untuk libur hari Minggu yang bisa kami gunakan untuk jalan-jalan, silaturahmi keluarga, sosial, pengajian dan lain-lain. Jadi, dari segi waktu kualitas hidup kami menjadi lebih baik, alhamdulillah.
Tidak puas sampai di situ, awal 2004 saya memulai bisnis di rumah via internet dan menutup 3 toko di Tanah Abang. Alasan utama sebenarnya karena nyaris bangkrut dan diusir dari Tanah Abang. Alasan lain, karena terprovokasi oleh bukunya Mark G. Nolan, Instant Cashflow. Asyik juga idenya. Di rumah saja tapi duit datang sendiri. Waktu yang habis di jalan menjadi nol! Asyiik.. Jadi saya kembali ke kebiasaan saya semula, menjadi orang malas. Tapi malas dalam artian positif lho. Meskipun malas, tapi otak mikir terus. Mungkin lebih kerennya, work smart.
Menurut saya, duit hilang bisa dicari. Tapi waktu yang hilang terbuang tidak ada gantinya. Waktu berharga sekali. Priceless. Jadi, dengan waktu yang dihemat itu saya bisa melakukan hal lain yang saya suka. Baca buku, dengar musik jazz, olah raga, jalan-jalan, ikut pengajian, melukis, merawat tanaman, bersilaturahmi dengan keluarga, aktif di kegiatan sosial, dan sebagainya.
Saya iri dengan Aa Gym. Perusahaannya sudah belasan jumlahnya. Tapi dia tidak sibuk mengurusinya. Waktunya habis untuk dakwah dan ummat. Akhirat dapat, dunia pun tidak ketinggalan. Beliau adalah mentor saya, walaupun belum pernah bertatap muka langsung. Bagaimana caranya agar saya bisa mengikuti langkahnya?
(Saudaraku Valentino Dinsi, maaf ya, judul bukunya saya pinjam ... )


Notes: Semua ini adalah kisah-kisah yang diuraikan oleh sahabat saya Bapak Badroni Yuzirman, pemilik dan pemimpin Manet Busana Muslim Plus.
Semoga kisah-kisah beliau dapat menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.



Salam,

Khairyan
http://khairyan.blogspot.com
My Journey to Forex Success!

When I was growing up in my native New England, USA, my parents, like all parents of my generation, focused on the value of obtaining a college education, transitioning into a "good" job and retiring to a comfortable pension. So I went to school, got good grades and transitioned into a that "good" job. Then something happened, something my parents never prepared me for; I was climbing the corporate ladder and realized that my ladder was against the wrong wall! The economy crumbled and even though I was never downsized, I watched friend after friend get told their services were no longer needed. I listened while my friends struggled to come to grips with the anxiety layoffs create, the decision about work and family, and even more important the psychological damage that was being done as my friends discussed their options. This caused me to pause and reflect.

Do we have any control over our futures? That was the question. I came to the conclusion that working for others was turning over the power to control the outcome of our lives to our corporate managers. As glamorous as having a nice career seemed, we were essentially trading hours for dollars and in reality had only minor control over our future. It was then that I realized that I was never satisfied with my career, because in this Information Age we have less control over the outcome of our careers. Change was happening rapidly and it was time to take action. We needed to leverage ourselves or we were going to be leveraged by someone else! The world our parents lived in no longer existed. Pensions are dwindling, 401K's are only a partial solution and no one is training the personal financial skills that are going to be required to flourish in a global economy. That is when I decided to begin replacing my earned income with business and passive income. I decided to exploit 5 wealth vehicles to allow myself to re-gain that control and provide a degree of freedom for myself and my family. Trading currencies is on top of this list.

This blog will take you with me on my journey in leveraging the forex market. The forex market offers great leverage and opportunity to to succeed in any market conditions. There are countless sites that can explore the technical side of the forex market. However, this blog will share the softer side, the side that I have found that few people talk about in great depth, but have the greatest impact on your journey in becoming a successful trader, the mental and educational aspects of currency trading. I screen and publish the information I receive on FX TRADE CENTRAL. You can always email me direct!!!

Join me as my co-pilot in our journey to forex trading success!

E-Gold

E-Gold Solusi Praktis Bertransaksi di Internet

Dalam setiap aktifitas eBisnis, kita pasti membutuhkan suatu alat pembayaran digital dalam bertransaksi. Alat pembayaran digital ini disebut e-Currency yaitu alat pembayaran yang sah dan bias diterima secara umum di seluruh dunia, misalnya Credit Card. Namun pemakaian credit card melalui media internet masih banyak memunculkan masalah terutama tingkat keamanannya, apalagi Indonesia sekarang dalam kondisi ter-blacklist oleh sebagian merchant internasional karena tingginya angka ‘carding’ atau penyalahgunaan di Indonesia. Sehingga sebagai alternatif untuk melakukan transaksi secara online di Internet kita dapat menggunakan E-Gold.






adalah suatu alat pembayaran digital baru (digital cash) yang dapat dipergunakan di seluruh dunia, dikeluarkan oleh e-gold Ltd., standar nilainya didasarkan pada 100% harga emas murni yang berlaku di pasar dunia, dan ditampilkan dalam bentuk rekening tabungan e-gold. e-gold adalah suatu mata uang seperti halnya rupiah dan dollars, bukan merupakan mata uang nasional suatu negara.

Ini berarti tidak ada suatu negara yang mengeluarkan uang kertas ataupun logam dalam mata uang e-gold. Malahan setiap transaksi dilakukan secara elektronis melalui internet, tidak terbatas oleh letak geografis suatu negara.e-gold pada dasarnya mempunyai fungsi yang sama dengan e-mail. Bedanya e-mail adalah sebagai pengganti surat konvensional yang dikirimkan dengan perangko melalui kantor pos; sedangkan e-gold adalah sebagai pengganti (alternatif) untuk transfer uang ataupun pembayaran yang biasa dilakukan melalui perantara bank (ATM, transfer antar bank, bank draft, dan juga pos wesel). Boleh dikatakan tidak memiliki e-gold di tahun 2000-an, sama dengan tidak memiliki e-mail di tahun 90-an. Ingatkah Anda, kapan Anda mulai mengenal dan mempunyai e-mail?

Membuka rekening e-gold adalah gratis, Anda dapat membuat sebuah rekening e-gold tanpa membayar apapun dan tanpa kewajiban memberikan setoran awal alias (GRATIS). Anda hanya akan membayar 1% untuk setiap transaksi yang dilakukan (maximum fee $0.50 untuk setiap traksaksi), jadi misalnya Anda melakukan transaksi sejumlah $1,000 Anda hanya akan membayar fee sebesar $0.50 (50 cents). Sementara untuk kartu kredit terkena fee sebesar 2%-4% dari total jumlah uang yang dibelanjakan. Anda juga hanya akan membayar uang tahunan sebesar 1% dari jumlah uang yang Anda simpan di e-gold (apakah ini cukup besar jika dibandingkan dengan kartu kredit?).

Anda tidak di tuntut untuk mempuyai kartu kredit dalam bertransaksi menggunakan e-gold ini, cukup dengan rekening Bank lokal.

Apakah E-Gold Bisa Dipercaya dan Aman?

Tentu. E-Gold sudah diakui oleh banyak merchant di seluruh dunia dalam melakukan transaksi online dan sebagai media pembayaran yang sah. Selain itu dana di E-Gold dapat ditarik melalui ATM khusus di semua mesin ATM berlogo Cirrus, Maestro dan Master Card. E-Gold sangat mudah dan fleksibel karena real time, anytime, dan anywhere. Jadi sistem transfer dan pembayaran dilakukan waktu itu juga dan bisa dilakukan kapanpun karena selalu buka 24 jam dan bisa melakukan transaksi di manapun. E-Gold memiliki website yang dijamin keamanannya dengan Secure Server 128 bit SSL. Siapapun dapat membuka (create account) rekening E-Gold secara GRATIS seperti halnya bila membuka rekening di bank.

Dengan E-Gold kita dapat mengisinya dengan membeli atau menjualnya ke merchant-merchant yang terpercaya yang bertebaran di Indonesia.


Langkah-langkah pembuatan Account E-gold

Buka website E-Gold
Klik “Create an Account”
Klik “ Agree” di bawah

Buat Data Account
  • Account Name: buat nama Account E-gold anda. Nama ini akan muncul ketika ada transaksi jual beli dengan Account anda. contoh : xxx’s e-gold, aaa’s e-gold, dsb.
  • User Name: Nama Anda. Description: boleh diisi boleh juga tidak, kalau diisi maka isilah dengan gambaran diri Anda.
  • Point of contact: Isi data anda disini. Alternate Passphrase: isian ini adalah Password Account E-Gold Anda, diisi dengan gabungan huruf dan angka minimal 6 karakter.
  • Passphrase: password. Gunakan tombol SRK yang ada diatasnya untuk menuliskan password anda. SRK ini akan selalu muncul ketika anda melakukan transaksi account e-gold anda, jadi harap diingat betul password anda. catat dan jangan sampai lupa serta jangan diberitahukan dengan orang lain. Mirip dengan PIN ATM kita di bank.
  • New egold account passphrase: sebaiknya sama dengan Alternate Passphrase.
  • New e-gold Account Passphrase again: harus sama dengan new E-Gold Account Passphrase. Yang perlu DICATAT adalah passphrase akan selalu digunakan untuk masuk ke dalam Account E-Gold Anda.
  • Turing Number Entry : masukkan nomor yang ada dibawahnya, tulisan agak disamarkan, jadi pastikan nomernya benar.
Klik “OPEN

Selesai: nomor account anda dikirim ke alamat email anda. catat nomor Rekening E-Gold Anda karena nomor tersebut akan selalu diminta untuk mengakses rekening E-Gold Anda. Sama seperti Nomor Rekening Bank Anda di Internet.Selanjutnya jika ingin melihat jumlah saldo uang Anda, klik gambar timbangan (BALANCE). Mengetahui rincian transaksi (print out) silahkan klik HISTORY. Untuk merubah data pribadi Anda, klik ACCOUNT INFO. Mentransfer uang Anda tekan SPEND. Anda juga bisa melihat batch nomer anda, bila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Jangan lupa, selalu akhiri menekan LOGOUT jika selesai menggunakan rekening Anda.


Mengisi Account E-Gold

Untuk mengisi account egold atau menkonversi rupiah menjadi egold dan sebaliknya, dapat dilakukan melalui exchanger egold yang ada di indonesia. Salah satu exchanger egold yang kami gunakan adalah IndoChanger.
Untuk dapat melakukan transaksi jual/beli E-Gold silahkan daftar dulu sebagai member dari indochanger, setela anda terdaftar sebagai member di indochanger itu, maka anda dapat melakukan jual/beli egold dengan mudah dan aman.

Klik di sini untuk daftar


Setelah anda selesai mendaftar dan mengisi data-data seperti nama lengkap, alamat, email, nomor telpon, nomor account egold, dan nomor rekening bank yang ingin dijadikan sebagai penerima transfer dari hasil penjualan egold, silahkan diperiksa emailnya untuk mengaktivkan account exchangernya.

Untuk proses pembelian egold langkah-langkahnya adalah: pertama login dulu dengan username dan password yang pernah dibuat sebelumnya. Setelah masuk ke member area, anda sudah dapat melakukan order e-gold yang mana harganya akan diberikan sesuai dengan kurs yang berlaku saat itu. Setelah mengisi form order beli, dan total dananya sudah dikalkulasikan, maka langkah selanjutnya adalah mentransfer sejumlah dana tersebut ke rekening bank yang yang ada di sana. Setelah mentransfer dananya, lakukan pengiriman sms untuk konfirmasi pembayaran sudah dilakukan, maka dalam waktu beberapa jam kemudian egold anda sudah terisi sesuai dengan jumlah dana yang telah ditransfer. (Notes: Anda tidak perlu khawatir dalam hal ini, karena mereka bisa dipercaya. Saya pribadi sudah berkali-kali melakukan order jual ataupun beli egold dan belum belum pernah dikecewakan)

Tips Menjaga Keamanan E-Gold Anda

Karena E-Gold berisi uang, maka rentan terhadap pencurian apalagi jika menggunakan fasilitas umum seperti Warnet. Ikuti langkah-langkah pengamanan berikut:
  1. Pada saat registrasi E-Gold, sebaiknya Anda isi alamat rumah yang sebenarnya karena apabila anda lupa password loginnya maka satu-satunya jalan untuk mendapatkan password baru adalah dengan mengirim e-mail ke E-Gold dan E-Gold akan mengirim password baru ke alamat rumah Anda melalui surat/pos (tidak bisa lewat e-mail).
  2. Jangan pakai Passphrases E-Gold Anda untuk daftar pada program apapun
  3. Admin E-Gold tidak pernah mengirim e-mail yang ada linknya ke member. Jika ada kiriman e-mail yang meminta Anda mengklik link nya dan memasukkan Passphrases maka sebenarnya mereka adalah hacker yang sengaja akan mencuri rekening E-Gold Anda dan membuat web mirip dengan E-Gold. Abaikan saja atau hapus.
  4. Ubahlah password/passphrases secara berkala dan gunakan gabungan huruf dan angka yang sulit ditebak dan lebih dari 10 karakter, gunakan program pengacak misalnya, untuk mengubah password Anda menjadi karakter yang tidak terbaca, rekam password Anda dalam file misalnya untuk kemudian Anda bisa lakukan copy/paste, jika ingin memasukkan password ini (ini jika anda pakai terminal pribadi).
  5. Saat mengisi password/passphrase login, gunakan tombol SRK di kanan isian. Anda tidak mengetik passwordnya tapi memilih huruf dan angka di window kecil yang muncul menggunakan mouse. Hal ini untuk menghindari password Anda disadap dengan software keylogger yang dapat merekam key yang Anda tekan. Hati-hati apabila Anda menggunakan komputer public seperti di warnet atau lab komputer, karena bisa saja dipasangi keylogger yang langsung bisa mengirim hasilnya ke e-mail penyadap.
  6. Bersihkan selalu komputer yang telah anda pakai membuka Account E-Gold sebelum Anda tinggalkan dengan menghapus semua data yang ada di directory C:\WINDOWS\Cookies, C:\WINDOWS\History dan C:\WINDOWS\Temporary Internet Files.
Sekian dulu artikel mengenai e-gold, wassalam.
top